serius cuma ini pelarianku satu-satunya, blogging. nggak tau harus cerita ke siapa lagi tapi aku perlu cerita ini
biar semua bebanku itu bisa hilang satu persatu.
serius rasanya pingin banget meledak, suasana hati hancur banget detik ini, malam ini dan nggak mungkin aku
nyampah di twitter dan facebook karena malu atau gengsi entahlah
kacau banget malam ini, dan bingung aku harus apa bener-bener buntu ini otak yaampun, marah, sedih kecewa
dan nggak seharusnya dia ngomong gitu, kenapa seperih ini rasanya, sakit dan entahlah
sampai-sampai aku nggak bisa deskripsiin perasaanku sekarang
yang lagi baca ini kalau pun ada yang baca mungkin kalian pikir ini sampah tp ini berarti banget buat aku buat perasaanku sekarang
kacau banget Tuhan aku bingung harus apa, harus gimana, pengen banget semuanya kembali normal
yang paling sedih itu aku ngga bisa cerita ke mereka aku milih untuk diam dan di rasakan sendiri
siapa pun tolong aku , bawa aku keluar bantu hanyutin semua yang aku rasain ini. emosi,sedih,kagum cinta ,semuanya hanyutkan se dalam mungkin buang jauh-jauh jangan sampai membekas
tapi bekasnya itu nggak mungkin hilang , pasti selalu ada dan itu yang bikin perih
menyesal. iya cuma itu. menyesal kenal sama dia. menyesal punya masa lalu sama dia. capek pura-pura cuek pura-pura nggak peduli , capek banget rasanya , dan aku nggak tau harus bersikap kayak apa
terlalu takut, gengsi dan apa pun yang aku rasain sekarang ini
dan rasanya aku belum siap masuk sekolah, mungkin ini resikonya.
apa mungkin ini memang balasan buat aku ya ? apa mungkin memang aku harus tau rasanya itu seperti apa ? bener-bener yang aku butuhin sekarang cuma keajaiban, tolong Tuhan kasih aku keajaiban , aku mohon ulang semua kejadian dulu itu dan biarkan aku memperbaikinya
****
Sebenarnya dari awal aku menolak untuk merasakan itu semua, dan aku menolak mengakuinya. tapi hati nggak bisa di bohongi, perasaan nggak bisa di tutup-tutupi meskipun kita sembunyi meskipun kita menolak merasakanya. Semua itu datang secara tidak di sengaja, semua itu terjadi begitu saja melesat cepat seperti panah tanpa mempedulikan dimana panah itu akan menancap dan bertahan di situ dengan jangka waktu lama . Semua begitu rapuh, hilang bahkan mati ketika semua itu berakhir tanpa sebuah alasan, begitu saja hilang. Menghilang dalam kebisuan itu yang kamu mau? menghilang dengan meninggalkan tanda tanya besar itu tujuanmu? apa mungkin kamu telalu takut untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi ? mana keberanianmu sebagai seorang lelaki? pertanyaan yang tidak akan mungkin terjawab, mungkin samapai aku mati.
aku yang hanya bersembunyi di balik semua ini, menyaksikan semua yang telah terjadi, sendiri tanpa penyemangat aku masih bisa bangkit, berdiri dan tetap tegar. cukup , cukup semuanya sampai di sini.
Mungkin tadinya aku bahagia.....
tapi....
Sejak awal bisa di tebak
kebahagiaan itu hanya sejenak
tidak mungkin bertahan
sekarang bukan dulu
dan yang dulu tidak mungkin lagi jadi sekarang
waktu terus berputar
semua lenyap di telan keheningan
sunyi ,diam , membisu......
semua itu hanya sebuah bayangan
bayangan semu, fatamorgana dalam hidup
semua itu mimpi
mimpi yang begitu mustahil untuk jadi nyata
mungkin aku yang terlalu berharap dan terlalu bermimpi
megharapkan semua itu nyata ,ada dan di sini.....
Mungkin sekarang perasaan itu harus di hanyutkan se dalam mungkin
hingga semua itu hancur menjadi kepingan asa
coba mencari bintang baru
bintang yang benar dan nyata
bukan bintang semu
walaupun yang semu, pendarnya jauh lebih terang dan lebih indah
0 komentar:
Posting Komentar